Masya Allah! Ini Dia 9 Kisah Mualaf yang Menggemparkan, Mulai dari Mantan Yakuza hingga Mantan Model Playboy

Kisah Mualaf yang Menggemparkan – Hidayah Allah datang dari mana saja dan kapan saja. Siapa sangka, orang-orang yang dulunya menyebarkan kebencian tetapi atas izin Allah akhirnya memeluk agama Islam dan menyebarkan kebaikan dan kebajikan.

Ini dia 9 orang yang menjadi seorang mualaf dengan kisahnya yang menggemparkan, mengharukan, sekaligus menginspirasi kita sebagai umat islam agar terus bersyukur karena telah diberikan hidayah dan nikmat berupa Islam sejak kecil.

Mulai dari mantan pentato Yakuza, penyanyi reggae, hingga mantan model majalah Playboy.


1. Taki Takazawa (Abdullah Taqi).


Taki Takazawa Kisah Mualaf yang Menggemparkan

Taki Takazawa Setelah Memeluk Islam (via suratkabar.co)

Siapa yang menyangka kalau seorang yang dulunya pernah dekat sekali dengan dunia mafia Jepang atau Yakuza ini sekarang dengan izin Allah telah menjadi seorang mualaf.

Ya, namanya Taki Takazawa. Pria berambut gondrong dan memiliki banyak tato di tubuhnya ini dulu sangat ditakuti, pasalnya Taki berprofesi sebagai tukang tato dengan langganan kelompok yakuza terkenal di Jepang.

Taki mengenal Islam pertama kali secara tidak sengaja ketika sedang berada di wilayah Shibuya. Saat itu dia bertemu dengan orang berkulit dan janggut putih yang tiba-tiba memberikan kertas bertuliskan kalimat syahadat. Orang yang memakai pakaian serba putih itu pun meminta Taki membaca kalimat syahadat tersebut. Saat membaca syahadat tersebut, Taki merasa hidupnya telah berubah.

Takdir rupanya mempertemukan kembali Taki dengan pria misterius yang ternyata pernah menjadi imam di suci Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Pria tersebut lalu meminta Taki menjadi imam di sebuah masjid di Shinjuku. Kini Taki memakai nama bernuansa muslim Abdullah Taqi dan dikenal sebagai salah satu lima imam besar masjid yang berada di negara Jepang.

Selain itu, jika dulunya Taki sering terlihat dengan rambutnya yang gondrong serta pakaian tanpa lengan yang memperlihatkan tato-tato di sekujur lenganya, sekarang dia sering terlihat memakai sorban dan memakai pakaian baju lengan panjang.

Pada tahun 2008 Taki Takazawa juga berkesempatan untuk menunaikan ibadah haji setelah diundang oleh pemerintah Arab Saudi.


2. Alma & Lila.


Alma Lila Kisah Mualaf yang Menggemparkan

Alma dan Lila (via mediaislamia.com)

Pada tahun 2003 masyarakat Perancis dihebohkan dengan kontroversi larangan pemakaian jilbab di sekolah. Pemicu dari kontroversi ini adalah dua orang remaja bernama Alma dan Lila yang merupakan mualaf dari kalangan keluarga Yahudi. Ayah kedua gadis ini merupakan seorang Yahudi yang mendukung kedua anaknya dan beranggapan bahwa setiap warga negara bebas untuk berpakaian sesuai keyakinannya.

BACA JUGA:  10 Amalan Ini Ringan Dilakukan Tetapi Insya Allah Berpahala Besar

Seperti kita ketahui, Perancis adalah salah satu negara yang sangat tegas memisahkan antara kehidupan bernegara dan beragama. Larangan memakai simbol keagamaan tidak hanya berlaku pada orang-orang muslim saja, tetapi pada semua semua termasuk kaum Sikh dilarang memakai turban, demikian juga dengan penganut Yahudi, Kristen, dan agama lainnya.

Sebenarnya kisah menjadi mualaf dua orang bersaudara ini tidaklah singkat. Butuh beberapa tahun hingga mereka benar-benar memperlihatkan kepada orang-orang dan keluarganya bahwa mereka telah bersyahadat dan memilih agama Islam sebagai penuntun mereka.

Mulai dari yang berhenti memakan daging babi, ikut berpuasa Ramadan, tidak pernah pergi ke pantai lagi menggunakan pakaian yang ketat dan terbuka, hingga akhirnya mereka memakai hijab dan menutup seluruh aurat. Hal terakhir ini lah yang menyebabkan kejadian kontroversi di Prancis saat itu.

Video Kisah Mualafnya Alma dan Lila

 


3. Anne William Kennedy (Khadijah Hassan).


Khadijah Hassan Kisah Mualaf yang Menggemparkan

Khadijah Hassan (via toplintas.com)

Seorang cendikiawan wanita asal Inggris, yaitu Anne William Kennedy, pada pertengahan tahun 2013 yang lalu mengikrarkan kedua kalimat syahadat disaksikan dan didampingi oleh ketua Asosiasi Sarjana Palestina, Dr. Salim Salama. Dan proses masuk Islam Anne Willian Kennedy dilaksanakan di tanah suci, yakni di negara Palestina, tepatnya di Jalur Gaza.

Sebagai seorang terpelajar, tentu tidak mudah bagi Anne yang menyandang gelar sarjana Ekonomi, Politik dan Filsafat untuk berpindah agama. Salah satu faktor yang membuat Anne yakin untuk menjadi mualaf diawali perjumpaannya dengan Yusuf Hassan, seorang pemuda asal Khan Yunis, Gaza Selatan. Dari situlah Anne sering berbincang dan bertukar pikiran dengan Yusuf Hassan dan memantapkan diri untuk menjadi seorang muslimah.

Akhirnya, setelah resmi masuk Islam dan membaca dua kalimat syahadat, Anne yang ditemani Dr. Salim menggelar konferensi pers untuk memberitahukan keislaman beliau dan setelah itu Anne mengganti nama menjadi Khadijah Hassan ditambah pemberian kitab suci Al Quran dengan terjemahan bahasa Inggris yang diberikan oleh Dr. Salim.


4. Arnoud van Doorn.


Arnoud van Doorn Kisah Mualaf yang Menggemparkan

Arnoud van Doorn (via infoislami.net)

Siapa yang menyangka kalau orang yang berada dibalik pembuatan film yang berisi hinaan kepada Nabi Muhammad SAW, film ‘Fitna’, justru menjadi seorang mualaf. Ya, Arnoud van Doorn sang pembuat film alhamdulillah atas izin Allah ternyata mendapat hidayah untuk menjadi seorang muslim.

Arnoud adalah salah satu tokoh penting dalam partai politik berhaluan kanan Anti Islam di Belanda. Namun, setelah melihat dan merasakan reaksi seluruh umat Muslim atas film ‘Fitna’ yang dibuatnya membuat Arnoud menjadi tertari dan penasaran dengan agama Islam yang sesungguhnya. Akhirnya, pada tahun 2013 Arnoud mengucapkan dua kalimat syahadat dan menjadi seorang mualaf.

BACA JUGA:  Masya Allah! Pemuda Indonesia Ini Nikahi Gadis Cantik Asal Suriah dengan Mahar Berupa Hafalan 500 Hadits

Sekarang Arnoud van Doorn menjadi seorang ketua di Europe Dakwah Foundation dan pada tahun 2014 anak laki-lakinya, Amien De Vrie, menyusul dirinya mengucapkan dua kalimat syahadat dan menjadi seorang muslim juga.


5. Daniel Streich.


Daniel Streich Kisah Mualaf yang Menggemparkan

Daniel Streich (via thedeenshow.com)

Siapa sangka salah satu Anggota Partai Rakyat Swiss (SVP) ini yang dulunya menentang dengan sangat keras pembangunan masjid di Swiss kini malah masuk Islam. Daniel yang sejak kecil mendapat ajaran agama ketat dari keluarganya tumbuh dewasa dengan membenci masjid, terutama agama Islam. Tetapi, atas izin Allah alhamdulillah Daniel Streich menjadi seorang mualaf setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Dulu sebelum menjadi mualaf, Daniel bahkan menyerukan anti-Islam di Swiss dan menyebutnya sebagai agama teroris dan kekerasan. Namun, ketika Daniel berusaha untuk menyingkirkan Islam di negara asalnya, dia malah jatuh cinta pada ajaran Al Quran serta menemukan hidayah dan petunjuk dari Allah.

Baginya, Islam adalah jawaban logis akan berbagai pertanyaan penting dalam hidupnya. Kini Daniel yang telah keluar dari SVP menjadi seorang muslim taat yang menyebarkan kebaikan agama Islam.


6. Dennis Bradley Phillips.


Dennis Bradley Phillips Kisah Mualaf yang Menggemparkan

Dennis Bradley Masuk Islam (via Dennis infospesial.net)

Pria 68 tahun ini dulunya pemusik Reggae khas Jamaika. Awal mula perkenalannya dengan Islam ketika melakukan perjalanan ke Indonesia dan Malaysia pada tahun 1960-an silam.

Dan saat kembali ke Jamaika pada tahun 1972, Philips yang memilih nama baru Abu Ameenah Bilal Phillips ini semakin intens mempelajari Islam pada cendekiawan muslim setempat.

Setelah menjadi mualaf, Phillips berhenti sebagai musisi dan memilih mempelajari islam lebih dalam karena menurutnya menjadi artis lebih rentan kepada perilaku yang dilarang Allah SWT seperti narkoba, seks bebas, perempuan dan pergaulan bebas.

Philips yang menyelesaikan S-2 pada tahun 90-an kemudian bekerja di Departemen Agama markas besar Angkatan Udara Arab Saudi di Ibukota Riyadh.

Saat itu tentara Amerika ditempatkan disana, Phillips yang memberikan pengetahuan mengenai islam bahwa islam bukanlah agama kekerasan disambut 3.000 tentara Amerika yang memutuskan jadi mualaf.

Dan dalam misinya ke Filipina, selama 5 tahun, tak kurang Phillips telah meng-islamkan 15 ribu warga setempat.


7. Felixia Yeap.


Felixia Yeap Kisah Mualaf yang Menggemparkan

Felixia Yeap (via thehive.asia)

Karena kecintaanya dengan jilbab, seorang mantan model Playboy asal Malaysia, Felixia Yeap memutuskan masuk Islam.

BACA JUGA:  Beberapa Keutamaan Ketika Kita Memperbanyak Beristighfar kepada Allah

Mantan model panas ini akan melakukan proses masuk Keislamannya dengan membaca dua syahadat pada 3 Juli mendatang.

“Saya berharap doa dari semua orang agar saya bisa teguh dan berkomitmen pada perjalanan hidup saya yang baru ini. Hanya Allah yang bisa membalas mereka yang berdoa untuk saya,” kata Felixia dalam akun Facebook-nya yang memiliki lebih dari 750.000 like, seperti diberitakan oleh situs On Islam.

Dia juga mengaku menyukai baju tradisional Malaysia karena nyaman saat dikenakan.

“Dan untuk pertama kali saya memakai hijab saat casting untuk perusahaan telekomunikasi TVC.”

Keputusannya mengenakan jilbab sempat terganjal kontrak dengan Playboy, Felixia pun membagi waktu antara tampil polos minim busana saat kerja dan berjilbab saat bergaul.

“Saya ingin sekali berjilbab dan memakai hijab dan baju kurung, lebih dari yang kalian bayangkan,” tulis Felixia di blognya.


8. Murad Wilfried Hofmann.


Murad Wilfried Hofmann Kisah Mualaf yang Menggemparkan

Murad Wilfried (via azquotes.com)

Pria ini adalah seorang duta besar dari Jerman dan seorang penulis. Terlahir pada keluarga Katolik, pria ini memilih menjadi mualaf setelah melihat banyak kontradiksi dalam ajaran agamanya. Faktor lain yang menyebabkannya mantap memilih Islam adalah ketakjuban atas kekuatan hati para muslim Algeria dan Maroko selama menjadi duta besar di sana.

Hofmann menyaksikan sendiri meskipun didera cobaan hidup yang sangat keras, tetapi kaum muslim penduduk kedua negara tersebut tetap teguh memegang keyakinannya. Karena itulah dia kemudian mulai mempelajari Islam dan akhirnya menjadi mualaf.

Setelah mengarang banyak buku tentang Islam, kini Hofmann diangkat sebagai anggota kehormatan sekaligus penasihat pada Central Council of Muslims di Jerman.


9. Malcolm X.


Malcolm X Kisah Mualaf yang Menggemparkan

artsandsciences.colorado.edu

Pria yang lahir dengan nama Malcolm Little pada tahun 1925 ini adalah salah satu tokoh hak asasi manusia Amerika paling terkenal. Menjadi yatim pada usia 6 tahun setelah ayahnya dibunuh, Malcolm kecil juga harus kehilangan ibunya pada usia 13 tahun karena harus dirawat di rumah sakit jiwa.

Pada usia 20 tahun Malcolm dipenjara karena pencurian. Di dalam penjara inilah dia mulai belajar tentang Islam. Sayangnya di awal-awal keislamannya, Malcolm malah bergabung dengan organisasi radikal Nation of Islam.

Baru setelah pergi berhaji pada tahun 1964, Malcolm menyadari bahwa radikalisme tidak akan menyelesaikan masalah. Malcolm pun mengubah haluan menjadi lebih moderat dan lebih aktif menyuarakan persamaan hak antara kulit hitam dan kulit putih.

Pada tahun 1965 pria yang mempunyai nama muslim el-Hajj Malik el-Shabazz ini ditembak mati oleh tiga orang anggota Nation of Islam. Pemakamannya dihadiri oleh lebih dari 30.000 orang.

Hingga kini, buku autobiografinya ‘The Autobiography of Malcolm X’ dianggap sebagai salah satu buku non fiksi paling berpengaruh di abad ke-20.

(Dari berbagai sumber)

Comments (2)

  1. seri nian 17 April 2016
  2. mrhanafi 18 April 2016

Leave a Reply